Jumat, 18 Januari 2013



Gagal Diet? Mungkin 4 hal ini penyebabnya

Diet sering diasumsikan dengan menahan napsu makan dan berlapar-lapar demi mendapatkan berat badan ideal dalam waktu singkat. Di luar sana masih banyak orang yang menjalankan metode diet seperti ini. Hasilnya pun sudah bisa ditebak, berat badan turun drastis karena sakit atau dietnya berantakan di tengah jalan.
Gagal-Diet-Mungkin-4-Hal-Ini-Penyebabnya
Tidak dipungkiri bahwa tujuan diet adalah untuk mendapatkan berat badan ideal. Namun kesehatan Anda adalah yang utama. Letak keberhasilan program diet adalah jika Anda mendapatkan berat badan ideal sekaligus tubuh yang lebih sehat dari sebelumnya.
Berikut 4 Kesalahan mendasar dalam diet yang masih sering dilakukan oleh orang-orang yang katanya sedang “diet”:
  1. Menahan Lapar
    Ini adalah metode diet konvensional yang paling banyak ditempuh oleh orang-orang yang sedang berdiet. Mereka menganggap bahwa dengan menahan lapar dan makan lebih sedikit bisa menurunkan berat badan dengan cepat.
    Faktanya, jika tubuh Anda tidak mendapatkan nutrisi dari makanan, maka tingkat energi Anda akan menurun dan metabolisme tubuh akan melambat. Metabolisme adalah proses perubahan makanan menjadi energi. Jika metabolisme melambat otomatis pembakaran lemak pun ikut melambat, karena lemak adalah cadangan energi tubuh.
    Diet yang benar tidak mengharuskan tubuh Anda untuk berlapar-lapar, malah harus makan lebih sering yaitu antara 3-6 kali sehari!, dengan 3 kali makan utama dan 3 kali snack di sela waktu makan. Tentunya dengan menu makan rendah karbohidrat dan tinggi protein.
    Mengapa malah dianjurkan makan lebih sering? Perlu Anda perhatikan bahwa yang ditekankan adalah “makan lebih sering”, bukan “makan lebih banyak”! Makan lebih sering berguna untuk meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus menjaga agar perut Anda tidak berlapar-lapar dan akhirnya makan dalam porsi besar.
  2. Tidak Sarapan
    Ada yang sengaja tidak sarapan karena takut berat badan bertambah, ada pula yang tidak sempat sarapan karena kesibukan yang tinggi. Ok, sekarang kita akan kupas mengapa tubuh butuh sarapan saat diet.
    Sarapan adalah makan yang paling penting untuk tubuh. Sadarkah Anda jika kita telah ‘berpuasa’ selama 8 jam saat tidur tanpa mendapatkan asupan nutrisi sama sekali. Tubuh Anda memerlukan asupan nutrisi yang memadai saat sarapan sebagai cadangan energi untuk menghadapi aktivitas sepanjang hari. Jika Anda melewatkan sarapan, tubuh Anda akan berisiko mengalami efek katabolik, yaitu proses pemecahan otot menjadi sumber energi. Bonusnya, Anda akan merasa lemas, pusing, dan susah konsentrasi saat beraktivitas.
  3. Tidak Makan Malam
    Menjelang tidur tubuh kita tidak membutuhkan karbohidrat tinggi yang berpotensi menjadi lemak. Akan tetapi, tubuh tetap membutuhkan protein menjelang tidur. Pada saat Anda tidur, hormon pertumbuhan akan bekerja lebih maksimal. Tubuh akan memperbaiki diri dengan meregenerasi sel-sel yang rusak. Nah, semua proses ini membutuhkan bantuan protein sebagai bahan baku utama pembangun tubuh.
    So, bukan masalah jika Anda tetap makan malam saat diet. Asuplah makanan kaya protein 2-3 jam menjelang tidur. Kalau pun ingin mengasup karbohidrat, usahakan paling lambat 4 jam menjelang tidur.
  4. Tidak Berolahraga
    Seperti tujuan awal Anda berdiet, yaitu untuk menurunkan berat badan dan memiliki tubuh yang lebih sehat dari sebelumnya. Diet dan olahraga adalah satu paket lengkap yang tidak bisa dipisahkan. Tujuan dari berolahraga saat diet adalah untuk memacu metabolisme sekaligus meningkatkan pembakaran lemak tubuh Anda.
    Jika Anda tidak berolahraga, maka tubuh akan menyimpan kalori yang tidak terpakai menjadi lemak yang dapat menambah berat badan Anda.
Nah, apakah Anda masih melakukan 4 kesalahan di atas? Jika iya, berarti Anda harus segera memperbaikinya. Good luck. (dan)
Anda juga bisa gabung di www.panduandiet.com untuk mendapatkan panduan diet praktis dan gratis langsung dari ahlinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

gadget

Translate

Labels

Pengikut me

Blogroll

Labels

About

6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Lihat Foto
6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Ghiboo.com - Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita.
Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.
Perasaan jatuh
Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur.
Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.
Kedutan mata
Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.
Kesemutan
Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.
Muka memerah
Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial.
Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.
Geli saat digelitik
Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya.
Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.
Ada monster di perut
Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik.
Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda dengar.

Blogger templates

https://www.facebook.com/fauziah.kumalasari/

Blogger news