Rabu, 06 Maret 2013

Benarkah Keramas dengan Bir Baik untuk Rambut?

Selain dikenal sebagai minuman penghangat tubuh, bir disebut- sebut bagus untuk perawatan rambut, terutama untuk jenis rambut kering. Benarkah anggapan itu? “Sejauh ini saya belum tahu keakuratan informasi tersebut. Hanya saja menurut pendapat saya, (bir) justru kurang bagus untuk rambut, karena untuk kesehatan saja bir kurang bagus. Perawatan rambut lebih ke nature (alam) justru sangat baik bagi kesehatan rambut,” kata pakar kecantikan Fenny Hamid. Fenny merupakan ahli kecantikan yang bekerja sama dengan beberapa merek milik perusahaan consumer goods. Kata dia, perawatan kecantikan dengan bir di Indonesia belum populer. “Justru kalau itu dikenalkan di sini, saya kira akan menimbulkan pro dan kontra. Bir itu kan mengandung alkohol. Walaupun konsentrasinya nol koma, tapi sebagai orang timur pasti akan ada yang mencermati masalah itu,” katanya. Mengutip beberapa artikel di media asing, bir disebut sebagai obat yang sangat populer dan efektif untuk rambut kering. Proses perawatannya tidaklah rumit. Cukup semprotkan bir organik pada rambut kering, lalu sisir rambut dengan sisir bergigi jarang. Hal ini akan membantu menyebarkan bir ke dalam rambut secara tepat. Usai disemprot bir, sebaiknya rambut dibungkus dengan menggunakan handuk. Biarkan sekitar setengah jam, untuk kemudian bilas dengan air dingin sampai bersih. Kandungan dalam bir ini disebut bisa berfungsi sebagai conditioner yang baik bagi rambut kering, hingga membuat rambut lebih bersinar. Selain mengatasi rambut kering, bir organik juga dipercaya mampu mengatasi masalah rambut tipis yang kerap dialami wanita. Untuk mencegah penipisan berlanjut, gunakan campuran bir dan susu. Campuran kedua bahan dicampur sedikit air ini digunakan untuk memijat lembut kepala, hingga bahan meresap ke dalam folikel rambut dan kulit kepala. Setelah itu, biarkan 15-20 menit, barulah mencuci rambut dengan shampo ringan dan menggunakan air dingin. Rambut harus dibiarkan kering secara alami. Kendati bir disebut memiliki manfaat, tapi tidak disarankan terlalu sering digunakan. Bahkan, penggunaan harus dihentikan untuk kulit sensitif. Fenny mengatakan, selain perawatan tersebut belum populer di masyarakat, produk perawatan kecantikan dari luar negeri belum tentu cocok untuk orang Indonesia. Sebab, karakter orang barat dan timur itu berbeda. “Tekstur rambut bule belum tentu sama dengan tekstur rambut orang Asia. Jadi nggak semua produk dari luar negeri bagus untuk Indonesia, baik pemasaran maupun fungsinya,” jelasnya. "Kalau misalnya rambut orang luar negeri cocok pakai produk campuran alkohol, belum tentu di Indonesia cocok karena kita beriklim tropis,” jelasnya. Menurutnya, penggunaan alkohol untuk perawatan bisa saja, tapi ada batasan. Sebagai contoh, pembersih kuku seperti nail removal mengandung alkohol. Akan tetapi sifatnya hanya obat luar, tidak masuk ke dalam tubuh. Jika alkohol masuk ke dalam tubuh secara kontinyu, jelas akan memengaruhi kekebalan tubuh. “Saya sendiri belum pernah melihat ada treatment rambut kering dengan produk rambut yang mengandung alkohol. Tapi saran saya, jika ingin menggunakan produk baru yang mengandung alkohol, mungkin akan lebih baik bila ada uji sampel dulu,” tambahnya. Fenny lebih condong menyarankan perawatan rambut secara aman dan sehat. Karena iklim di Indonesia hanya ada dua, maka perawatan rambut cukup simpel. Cukup membersihkan rambut dua hari sekali. Selain itu, pilihlah produk rambut sesuai dengan kebutuhan rambut. Jika kulit kepala berketombe, lanjutnya, maka gunakan shampo anti-dandruff. Apabila rambutnya berminyak maka harus berhati-hati dalam penggunaan conditioner. “Untuk rambut berminyak, conditioner jangan sampai kena kulit kepala karena akan semakin membuat kulit kepala berminyak. Cukup oleskan pada batang rambut,” tandasnya. Meski sekarang produk perawatan rambut sangat variatif, jangan lupa melakukan perawatan rambut secara natural dari buah-buahan. “Misalnya bikin sendiri dari avokad, sangat bagus untuk rambut. Penyerapannya jauh lebih bagus dan lebih sehat. Paling tidak seminggu sekali atau sebulan sekali. Hasilnya akan lebih terlihat dibanding perawatan instan,” jelas alumnus Universitas Moestopo dan berlatarbelakang pendidikan kecantikan ini.

Jumat, 18 Januari 2013

6 Keanehan Terjadi di Tubuh



Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita.

Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.

Perasaan jatuh

Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur.

Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.

Kedutan mata

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.

Kesemutan

Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.

Muka memerah

Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial. 

Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.

Geli saat digelitik

Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya.

Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.

Ada monster di perut

Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik.

Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda dengar.


10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan

10-Gejala-Infeksi-Virus-HIV-yang-Sering-Diabaikan
Virus HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau transfusi darah. Virus ini hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan sebelum masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sistem pertahanan tubuh kita.
Antara 40-90 persen orang yang terpapar virus HIV pada awalnya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal dengan Acute Retroviral Syndrome disingkat ARS. Namun terkadang gejala HIV tidak dapat terdeteksi bahkan hingga beberapa tahun ke depan pasca terinfeksi virus HIV.
“Karena HIV tidak dapat terdeteksi sejak dini dan apakah tubuh kita terpapar HIV atau tidak maka sangat direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium untuk mengetahuinya. Terutama bagi Anda yang gemar berhubungan seks dengan orang-orang yang berbeda,” ungkap Michael Horberg, MD, Direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente, di Oakland.
Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai
  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.

10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan

Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala infeksi virus HIV dengan penyakit lain. Bahkan pada beberapa kasus, keterlambatan diagnosa penyakit HIV bisa berujung pada kematian.
10-Gejala-Infeksi-Virus-HIV-yang-Sering-Diabaikan
Virus HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau transfusi darah. Virus ini hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan sebelum masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sistem pertahanan tubuh kita.
Antara 40-90 persen orang yang terpapar virus HIV pada awalnya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal dengan Acute Retroviral Syndrome disingkat ARS. Namun terkadang gejala HIV tidak dapat terdeteksi bahkan hingga beberapa tahun ke depan pasca terinfeksi virus HIV.
“Karena HIV tidak dapat terdeteksi sejak dini dan apakah tubuh kita terpapar HIV atau tidak maka sangat direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium untuk mengetahuinya. Terutama bagi Anda yang gemar berhubungan seks dengan orang-orang yang berbeda,” ungkap Michael Horberg, MD, Direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente, di Oakland.
Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai
  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.

Yuk, Bakar Lemak lebih Banyak dalam 9 Menit!

Latihan kardio merupakan latihan terbaik untuk memaksimalkan pembakaran lemak tubuh. Namun tidak semua orang memiliki waktu luang untuk melakukan latihan kardio.
Yuk,-Bakar-Lemak-lebih-Banyak-dalam-9-Menit!
Saat ini masih banyak di antara Anda yang melakukan kardio berlama-lama dengan hasil yang kurang efektif. Sehingga saat Anda tidak punya waktu luang, latihan ini pun akan Anda tinggalkan.
Nah, daripada Anda meninggalkan latihan kardio dan program diet Anda menjadi berantakan, lebih baik Anda mencoba latihan kardio singkat dengan efek membakar lemak yang efektif dari kardio Anda sebelumnya.
Anda tidak perlu menggunakan peralatan khusus. Cukup luangkan 9 menit saja setiap hari dan bersiaplah membakar lemak lebih banyak. Berikut pola latihannya:
  1. Jumping Squat 15 detik
    Jumping-Squat1
    Tahapan Pelaksanaan:
    • Posisi jongkok sampai paha sejajar lantai
    • Lakukan lompatan di tempat setinggi mungkin
    • Kembali ke posisi awal, kemudian melompat lagi
  2. Step Up 15 detik
    step-up
    Tahapan Pelaksanaan
    • Posisi berdiri dengan tubuh tegak dan kedua tangan diletakkan di pinggang
    • Kaki kanan berada di atas bench dan kaki kiri tetap di lantai seperti pada gambar
    • Naikkan kaki kiri ke atas bench kemudian turunkan kembali
    • Ulangi gerakan tersebut sebanyak yang diinginkan kemudian ganti dengan kaki kanan untuk melakukan gerakan ini
  3. Superman 15 detik
    superman
    Tahapan Pelaksanaan
    • Posisi telungkup di lantai dengan posisi tangan dan kaki lurus seperti pada gambar
    • Kemudian angkat lengan dan kaki sehingga mirip dengan gerakan terbang
    • Turunkan kembali kemudian ulangi gerakan ini
  4. Plank Punch 15 detik
    plank-punch
    Tahapan Pelaksanaan
    • Ambil posisi push up
    • Beban tubuh bertumpu pada kedua tangan
    • Angkat tangan kanan lurus ke depan dengan posisi tangan mengepal
    • Turunkan tangan kanan kembali ke posisi semula
    • Ulangi gerakan untuk tangan kiri
  5. Squat Thrust 15 detik
    squat-thrust1
    Tahapan Pelaksanaan
    • Dari posisi berdiri, turunkan tubuh seperti saat melakukan gerakan squat dengan kedua tangan lurus ke bawah hampir menempel lantai
    • Kedua kaki melompat ke belakang hingga posisi push up seperti pada gambar
    • Dari posisi push up, kedua kaki melompat ke depan sehingga kembali ke posisi awal dan ulangi gerakan di atas
    • Istirahat 60-90 detik.
Ulangi lima latihan di atas sebanyak 3 x dengan jeda istirahat 60 detik antar circuit hingga waktu 9 menit usai. (dan)

Berpikir Lebih Cepat dengan Meditasi 10 Menit


Masalah dalam kehidupan yang datang silih berganti seringkali membuat kemampuan otak manusia cenderung menurun. Hilangnya kemampuan untuk berkonsentrasi, sering lupa, atau berpikir terlalu lama dalam menghadapi masalah tertentu merupakan beberapa tanda bahwa kemampuan otak Anda telah mengalami penurunan.
Berpikir-Lebih-Cepat-dengan-Meditasi-10-Menit
Hal ini tidak terlepas dari minimnya waktu untuk merelaksasi otak Anda dari segala permasalahan sehari-hari. Jika Anda mengalami hal ini sebaiknya segera luangkan waktu sejenak untuk keluar dari tekanan dan lakukan meditasi.
Menurut penelitian terbaru duduk tenang dalam kondisi rileks serta merasakan ritme napas Anda sendiri diketahui dapat meningkatkan fungsi otak.
Meditasi secara teratur berperan dalam meningkatkan kinerja otak, memperbaiki kinerja saraf, mempertajam daya pikir, memori, meningkatkan produksi hormon endorfin, dan mengurangi gejala depresi dan stres berkelanjutan.
Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan otak, meluangkan waktu 10 menit setiap hari untuk bermeditasi dapat meningkatkan kemampuan fisik tubuh dengan mengurangi risiko penyakit kronis serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Menurut ahli saraf dari University of California, Los Angeles, meditasi memiliki manfaat yang cukup unik jika dilakukan secara teratur yakni, otak memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam mengolah sebuah informasi.
Para ahli juga menyampaikan bahwa manfaat meditasi bisa sampai hingga ke lapisan korteks, sebuah bagian otak yang bertanggung jawab dalam mengatur tingkat kesadaran, perhatian, memori dan pengambilan keputusan.

Cara Melakukan Meditasi

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana cara bermedatisi yang tepat cukup luangkan waktu 10 menit setiap hari dan ikuti panduan meditasi berikut ini.
Berpikir-Lebih-Cepat-dengan-Meditasi-10-Menit.
  • Temukan tempat yang nyaman, teduh, dan hening di sekitar Anda
  • Duduk bersila dan tempatkan kedua pergelangan tangan Anda di atas paha
  • Jaga posisi punggung tegak lurus dengan tanah dan jangan membungkuk
  • Usahakan tubuh Anda benar-benar rileks dan nyaman
  • Pejamkan mata Anda
  • Bersihkan pikiran dari hal-hal membuat Anda stres dan tegang
  • Pikirkan sesuatu yang menyenangkan dan fokuslah di sana
  • Tarik nafas melalui hidung sedalam-dalamnya dengan hitungan 1-5
  • Buang napas perlahan melalui mulut dengan suara mendesis
  • Ulangi teknik bernapas ini sampai Anda benar-benar mencapai ketenangan dalam meditasi
Para ahli meyakini bahwa orang yang melakukan meditasi secara teratur memiliki kemampuan otak yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak pernah menyempatkan diri untuk bermeditasi. So, segera luangkan waktu Anda untuk bermeditasi. (dan)

8 Cara Efektif Kendalikan Amarah

8-Cara-Efektif-Kendalikan-Amarah
Kemarahan adalah bentuk ekspresi yang wajar dan bahkan sehat pada setiap manusia. Namun penting bagi Anda untuk mengendalikan amarah yang meluap-luap dengan cara yang positif. Kemarahan yang tidak terkontrol dapat membuat seseorang membuat keputusan yang salah dan menjauhkan orang-orang yang dekat dengan kita.
Berikut 8 tip sederhana mengendalikan amarah saat Anda dihadapkan pada situasi yang memancing emosi Anda.
  1. Ambil napas dalam-dalam
    Sebelum Anda bereaksi dari situasi yang memancing emosi Anda, ambil waktu sejenak untuk mengambil napas dalam-dalam dan hitung dari 1-10. Memperlambat reaksi dapat membantu meredakan emosi Anda. Jika perlu, pergi sejenak dari orang-orang yang membuat Anda marah dan ambil tindakan saat amarah Anda mereda.
  2. Pikir dulu sebelum bicara
    Saat emosi Anda memuncak, sangat mudah bagi Anda untuk mengeluarkan kata-kata tak sedap yang bisa Anda sesali nantinya. Ambil beberapa saat untuk menata pikiran Anda sebelum mengeluarkan kata-kata dari mulut Anda. Kalau perlu, sampaikan kepada orang-orang di sekitar Anda bahwa Anda sedang marah dan butuh waktu untuk berpikir sejenak sebelum mengambil keputusan.
  3. Selipkan humor
    Jika Anda merasa mempunyai selera humor yang cukup untuk mengocok perut rekan Anda, gunakan cara ini untuk meredakan emosi Anda. Amarah memang tidak bisa disembunyikan dari raut muka, tapi dengan sedikit joke yang tepat, amarah Anda akan mereda seiring cairnya suasana.
  4. Catat di buku
    Cobalah luapkan emosi Anda pada sebuah buku. Bukan dengan menyobek buku-buku tersebut, melainkan dengan menulis segala bentuk ekspresi Anda pada buku tersebut hingga rasa kesal dan marah Anda berkurang.
  5. Dengarkan musik
    Dengarkan musik bernada slow dan harmonis, hal ini bisa membuat kerja otak menjadi stabil. Musik yang tepat dapat membantu pikiran Anda rileks dan memperbaiki mood setelah mengalami luapan emosi.
  6. Ekspresikan dengan berolahraga
    Melakukan aktivitas fisik saat amarah Anda memuncak juga baik untuk mengendalikannya. Lakukan olahraga seperti lari, sandsack boxing, atau bodyweight training untuk meredakan emosi Anda. Aktivitas fisik merangsang berbagai bahan kimia otak yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan lebih santai.
  7. Tidur
    Tidur akan membantu Anda mendapatkan suasana hati yang lebih santai. Selain itu, tidur dapat memulihkan tubuh dan meredakan ketegangan. Orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah marah daripada orang yang cukup tidur. Jika Anda merasa sulit tidur, coba untuk mendengarkan alunan musik instrumental, atau mandi dengan air hangat.
  8. Jangan menyimpan dendam
    Memaafkan adalah alat yang paling ampuh untuk meredam amarah. Jangan pernah menyimpan dendam terhadap orang yang membuat Anda marah. Jalinlah komunikasi seperti biasa agar hubungan kekerabatan Anda tetap harmonis di masa mendatang.
Yuk, kendalikan amarah dari sekarang! 

gadget

Translate

Labels

Pengikut me

Blogroll

Labels

About

6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Lihat Foto
6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Ghiboo.com - Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita.
Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.
Perasaan jatuh
Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur.
Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.
Kedutan mata
Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.
Kesemutan
Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.
Muka memerah
Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial.
Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.
Geli saat digelitik
Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya.
Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.
Ada monster di perut
Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik.
Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda dengar.

Blogger templates

https://www.facebook.com/fauziah.kumalasari/

Blogger news