Rabu, 06 Maret 2013
Benarkah Keramas dengan Bir Baik untuk Rambut?
Selain dikenal sebagai minuman
penghangat tubuh, bir disebut-
sebut bagus untuk perawatan
rambut, terutama untuk jenis
rambut kering. Benarkah
anggapan itu?
“Sejauh ini saya belum tahu
keakuratan informasi tersebut.
Hanya saja menurut pendapat
saya, (bir) justru kurang bagus
untuk rambut, karena untuk
kesehatan saja bir kurang
bagus. Perawatan rambut lebih
ke nature (alam) justru sangat
baik bagi kesehatan rambut,”
kata pakar kecantikan Fenny
Hamid.
Fenny merupakan ahli
kecantikan yang bekerja sama
dengan beberapa merek milik
perusahaan consumer goods.
Kata dia, perawatan kecantikan
dengan bir di Indonesia belum
populer. “Justru kalau itu
dikenalkan di sini, saya kira akan
menimbulkan pro dan kontra.
Bir itu kan mengandung alkohol.
Walaupun konsentrasinya nol
koma, tapi sebagai orang timur
pasti akan ada yang mencermati
masalah itu,” katanya.
Mengutip beberapa artikel di
media asing, bir disebut sebagai
obat yang sangat populer dan
efektif untuk rambut kering.
Proses perawatannya tidaklah
rumit. Cukup semprotkan bir
organik pada rambut kering, lalu
sisir rambut dengan sisir bergigi
jarang. Hal ini akan membantu
menyebarkan bir ke dalam
rambut secara tepat.
Usai disemprot bir, sebaiknya
rambut dibungkus dengan
menggunakan handuk. Biarkan
sekitar setengah jam, untuk
kemudian bilas dengan air
dingin sampai bersih.
Kandungan dalam bir ini disebut
bisa berfungsi sebagai
conditioner yang baik bagi
rambut kering, hingga membuat
rambut lebih bersinar.
Selain mengatasi rambut kering,
bir organik juga dipercaya
mampu mengatasi masalah
rambut tipis yang kerap dialami
wanita. Untuk mencegah
penipisan berlanjut, gunakan
campuran bir dan susu.
Campuran kedua bahan
dicampur sedikit air ini
digunakan untuk memijat
lembut kepala, hingga bahan
meresap ke dalam folikel rambut
dan kulit kepala.
Setelah itu, biarkan 15-20 menit,
barulah mencuci rambut dengan
shampo ringan dan
menggunakan air dingin.
Rambut harus dibiarkan kering
secara alami.
Kendati bir disebut memiliki
manfaat, tapi tidak disarankan
terlalu sering digunakan.
Bahkan, penggunaan harus
dihentikan untuk kulit sensitif.
Fenny mengatakan, selain
perawatan tersebut belum
populer di masyarakat, produk
perawatan kecantikan dari luar
negeri belum tentu cocok untuk
orang Indonesia. Sebab,
karakter orang barat dan timur
itu berbeda.
“Tekstur rambut bule belum
tentu sama dengan tekstur
rambut orang Asia. Jadi nggak
semua produk dari luar negeri
bagus untuk Indonesia, baik
pemasaran maupun fungsinya,”
jelasnya.
"Kalau misalnya rambut orang
luar negeri cocok pakai produk
campuran alkohol, belum tentu
di Indonesia cocok karena kita
beriklim tropis,” jelasnya.
Menurutnya, penggunaan
alkohol untuk perawatan bisa
saja, tapi ada batasan. Sebagai
contoh, pembersih kuku seperti
nail removal mengandung
alkohol. Akan tetapi sifatnya
hanya obat luar, tidak masuk ke
dalam tubuh. Jika alkohol masuk
ke dalam tubuh secara kontinyu,
jelas akan memengaruhi
kekebalan tubuh.
“Saya sendiri belum pernah
melihat ada treatment rambut
kering dengan produk rambut
yang mengandung alkohol. Tapi
saran saya, jika ingin
menggunakan produk baru
yang mengandung alkohol,
mungkin akan lebih baik bila
ada uji sampel dulu,”
tambahnya.
Fenny lebih condong
menyarankan perawatan
rambut secara aman dan sehat.
Karena iklim di Indonesia hanya
ada dua, maka perawatan
rambut cukup simpel. Cukup
membersihkan rambut dua hari
sekali. Selain itu, pilihlah produk
rambut sesuai dengan
kebutuhan rambut.
Jika kulit kepala berketombe,
lanjutnya, maka gunakan
shampo anti-dandruff. Apabila
rambutnya berminyak maka
harus berhati-hati dalam
penggunaan conditioner.
“Untuk rambut berminyak,
conditioner jangan sampai kena
kulit kepala karena akan
semakin membuat kulit kepala
berminyak. Cukup oleskan pada
batang rambut,” tandasnya.
Meski sekarang produk
perawatan rambut sangat
variatif, jangan lupa melakukan
perawatan rambut secara
natural dari buah-buahan.
“Misalnya bikin sendiri dari
avokad, sangat bagus untuk
rambut. Penyerapannya jauh
lebih bagus dan lebih sehat.
Paling tidak seminggu sekali
atau sebulan sekali. Hasilnya
akan lebih terlihat dibanding
perawatan instan,” jelas
alumnus Universitas Moestopo
dan berlatarbelakang
pendidikan kecantikan ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
gadget
Translate
Labels
- Tips (9)
Pengikut me
tentang q
Blogroll
Labels
- Tips (9)
About
6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Lihat Foto
6 Keanehan Terjadi di Tubuh
Ghiboo.com - Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita.
Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.
Perasaan jatuh
Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur.
Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.
Kedutan mata
Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.
Kesemutan
Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.
Muka memerah
Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial.
Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.
Geli saat digelitik
Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya.
Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.
Ada monster di perut
Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik.
Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda dengar.
Blogger templates
https://www.facebook.com/fauziah.kumalasari/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar